Friday, May 8, 2009

..::aDreaNNA bALQisH::..


assalamualaikum....
alhamdulillah...

setelah lebih kurang 9 bulan menanti....
akhirnya....

tanggal 25/4/2009...
jam 12.35tgh...
lahirlah seorang bayi comel...
seberat 3.35 kg...



tahniah buat era dan suami atas kelahiran bayi comel ...
adreanna balqish...

adreanna @ reana @ qish
anak pertama puan Era dan encik Azirul...
cucu pertama keluarga encik Bakar dan Puan Ramlah
dan cicit kedua dalam keluarga Tahir dan Tuminah....
selepas muhammad afiq habibullah...
so...

adreanna ni dua pupu afiq....
em ade la Afiq geng baru lepas nie....


yang ni pun geng afiq...
aril....
tapi aril ni kalau ikut umur..adik pade afiq...
tapi kalau ikut pangkat...
pakcik kepada afiq...hehehhe...
sebab....
aril ni dua pupu ayah afiq...
em pening kan..
tapi yang penting geng afiq nak main2 nanti.....




Menyambut kelahiran anak

  1. Azan dan Iqamat

Azan di telinga kanannya. Iqomah di telinga kirinya. Dalilnya ialah hadis Nabi saw. : Dari Abu Rafi', katanya, "Aku melihat Rasulullah saw. mengumandangkan azan di telinga al-Hasan bin Ali ketika ibunya (Fatimah) melahirkannya." (HR Abu Daud & al-Tarmizi).

Dari al-Hasan bin Ali dari Rasulullah saw., baginda bersabda, "Barangsiapa yang anaknya baru dilahirkan, kemudian dia mengumandangkan azan ke telinga kanannya dan iqamat di telinga kirinya, maka anak yang baru lahir itu tidak akan terkena bahaya 'ummu shibyan'."

'Ummu shibyan' ialah angin yang dihembuskan kepada anak, sehingga anak itu takut kepadanya. Ada juga yang berkata bahwa ia adalah 'qarinah', yaitu jin.

Mengapa Azan dan Iqamat? Adalah wajar anak ini diazankan dan diiqamatkan agar kalimah pertama yang didengarnya dan tembus ke gendang telinganya adalah kalimah seruan Yang Maha Agung. Kalimah yang mengandung kesaksian (syahadah) terhadap keesaan Allah dan kesaksian terhadap kerasulan Muhamad bin Abdullah saw.

Anak yang baru menghirup udara dunia ini telah diajarkan dengan aqidah dan syariat Islam, sebagaimana seseorang yang akan mati diajarkan dengan kalimah tauhid 'Laa ilaha illallah'. Agar pengaruh azan ini dapat meresap ke dalam diri anak ini.

Azan ini ialah untuk mengusir syaitan yang memang menanti-nanti kelahiran bayi ini.

Azan dikumandangkan ke telinga bayi agar seruan dakwah kepada Allah dan agamanya dapat mendahului seruan jahat syaitan.

Azan dan iqomah yang diperdengarkan akan direkam oleh bayi tersebut yang menjadi sebagian dari pendidikan tauhid, syariat dan akhlak.

  1. Tahnik

Di antara sunnah yang perlu diamalkan terhadap bayi ialah 'tahnik', yaitu menggosok langit-langit bayi dengan kurma. Caranya, kurma yang dikunyah diletakkan di atas jari, kemudian memasukkan jari berkenaan ke dalam mulut bayi. Gerak-geraknya ke kanan dan ke kiri dengan lembut hingga merata.

Jika sukar untuk memperoleh kurma, boleh diganti dengan manisan lain.

Dan yang lebih utama, 'tahnik' ini hendaklah dilakukan oleh seseorang yang mempunyai sifat taqwa dan soleh. Ini adalah sebagai suatu penghormatan danharapan agar anak ini juga akan menjadi seorang yang taqwa dan soleh.

Hadis Rasulullah saw. dari Abu Burdah, dari Abu Musa ra., katanya : "Aku telah dikurniakan seorang anak. Lalu aku membawanya kepada Nabi saw. dan baginda menamakannya dengan Ibrahim, men-'tahnik'-nya dengan kurma serta mendoakannya dengan keberkatan. Kemudian baginda saw. menyerahkannya kembali kepadaku." (HR Bukhari & Muslim)

  1. Mencukur Rambut

Di antara sunnah menyambut kelahiran anak ialah mencukur kepala anak pada hari ketujuh kelahirannya. Kemudian bersedekah kepada orang-orang fakir dengan perak seberat timbangan rambutnya itu.

Terdapat beberapa hadis yang menjelaskan perkara ini, antaranya ialah : Dari Ja'far bin Muhamad dari ayahnya, dia berkata : "Fatimah ra. telah menimbang rambut kepala Hasan, Husin, Zainab dan Ummu Kalsum. Lalu dia menyedekahkan perak seberat timbangan rambut tersebut." (HR Imam Malik)

Yahya bin Bakir meriwayatkan dari Anas bin Malik ra., bahwa Rasulullah saw. telah menyuruh agar dicukur kepala al-Hasan dan al-Husin pada hari ketujuh dari kelahiran mereka. Lalu dicukur kepala mereka, dan baginda menyedekahkan perak seberat timbangan rambut. Begitulah yang terdapat di dalam sunnah.


  1. Memberi Nama yang Baik

Di antara sunnah menyambut kelahiran bayi ialah memberinya nama dengan nama-nama yang baik. Dari Abu Darda' ra., bersabda Rasulullah saw. : "Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kamu akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapak kamu. Oleh karena itu, berilah nama yang baik untuk anak kamu." (HR Abu Daud)

Waktu Memberi Nama

Berdasarkan hadis-hadis Rasulullah saw., ada yang menunjukkan pada hari pertama kelahirannya. Ini berdasarkan hadis riwayat Muslim dari Sulaiman bin al-Mughirah dari Thabit dari Anas ra., katanya, "Rasulullah saw. bersabda : 'Malam tadi telah lahir seorang anakku. Kemudian aku menamakannya dengan Ibrahim.'"

Ada juga hadis yang menunjukan pada hari ketujuh berdasarkan riwayat Samirah, katanya Rasulullah saw. telah bersabda : "Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, diberi nama dan dicukur rambutnya. (HR Ashabus Sunan)

Dapat disimpulkan dari hadis-hadis tersebut bahwa Islam memberi kelonggaran terhadap waktu pemberian nama anak. Boleh pada hari pertama, boleh dilewatkan pada hari ketiga, dan boleh pada hari ketujuh.

  1. Aqiqah

Di antara sunah menyambut kelahiran bayi ialah beraqiqah. Hadis Rasulullah saw.: Samirah, katanya Rasulullah saw. telah bersabda: Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, diberi nama dan dicukur kepalanya. (HR Ashabus Sunan)

Berdasarkan hadis di atas dan hadis-hadis lain bahwa aqiqah dilakukan pada hari ketujuh kelahiran bayi. Namun demikian berdasarkan pendapat imam Malik bahwa penentuan hari ketujuh seperti yang dilihat pada dzahir hadis hanyalah berbentuk anjuran saja. Oleh karena itu, seandainya tidak dapat dilakukan pada hari tersebut, maka beraqiqah pada hari keempat, delapan, kesepuluh atau hari berikutnya sudah memadai.

dipetik dari light of islam

3 comments:

Melawis said...

Tahniah Afiq dapat geng baru...

iNsAn KerDiL said...

salam melawis...
tenkiuk
ye ye...afiq gembira dpt geng baru...

Prof. Era Pasca said...

tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah-tahniah
(sidang dun 7/5/09) untuk mengetahui laporan media dari dunia ... hehe

http://bagindareformasi.blogspot.com/2009/05/berita-dr-saentero-dunia-apabila-lanun.html